PAUS HEBAT & SANG PESONA (3)

paulus network

Yohanes XXIII dan Hadiah Para Pekerja

Literasi magisterium Gereja menyinari St Yosef dengan berbagai gelar, refleksi, dan kekaguman. Namun sepanjang sejarah kepausan, nama Yosef tidak pernah dipilih oleh 266 paus, sejak St Petrus sebagai paus Gereja Perdana hingga Bapa Fransiskus, paus abad Youtube ini. 

Menariknya, paling tidak dalam seratus tahun terakhir, St Yosef muncul dalam nama baptis beberapa paus: Pius X (Giuseppe Melchiorre Sarto), Yohanes XXIII (Angelo Giuseppe Roncalli), Yohanes Paulus II (Karol Józef Wojtyla), Benediktus XVI (Joseph Ratzinger). Paus Fransiskus tidak bernama baptis Yosef, tetapi dia memulai pelayanannya dengan merayakan misa kepausan perdana pada 19 Maret. 

Hadiah bagi Para Pekerja
Konklaf 28 Oktober 1958, para kardinal memilih sosok tak terduga, Angelo Giuseppe Roncalli. Paus terpilih ini tak terdebatkan kecintaan pada St Yosef, sesuai nama baptisnya. Dalam masa kepausannya yang singkat, 28 Oktober 1958 hingga 3 Juni 1963, Paus Yohanes XXIII membuat karya-karya hebat seperti reformasi Gereja, Konsili Vatikan II, Ensiklik “Pacem in Terris”, dan…taklimatnya tentang St Yosef Pelindung Para Pekerja pada 1 Mei 1955. 

Kisah taklimat tersebut layak dikenang. Saat itu hari Minggu dan kerumunan pekerja memenuhi Lapangan Santo Petrus. Mereka adalah anggota Associazioni Cristiane dei Lavoratori Italiani-ACLI (Asosiasi Pekerja Kristen Italia). Kebanyakan dari mereka berkumpul saat itu untuk mengenang sepuluh tahun audiensi dengan Paus Pius XII pada 13 Maret 1945, satu setengah bulan sebelum berakhirnya perang yang telah meluluhlantakkan Italia dengan luka teramat dalam.  

Di hadapan kerumunan tersebut, Paus menangkap suasana hati komunitas pekerja. Mereka resah dan mengeluh kurangnya kehadiran Gereja dalam kehidupan bersosial masyarakat, sementara ideologi sosialis sedang merongrong hebat. Maka Paus yang kerap disebut “Yohanes yang Baik Hati” membuat hati mereka bergelora dengan hadiah mengejutkan. 

Paus Yohanes XXIII berseru spontan, “Dengan senang hati kami mengumumkan penetapan pesta liturgi St Yosef Sang Pekerja dengan tanggal saat Anda berkumpul hari ini, 1 Mei. Para pekerja yang terhormat, apakah Anda senang dengan hadiah kami? Kami yakin Anda demikian karena “Perajin Nazareth yang rendah hati” tidak hanya merepresentasikan martabat pekerja di hadapan Tuhan dan Gereja Suci, tetapi St Yosef juga selalu menjadi pelindung bagi Anda dan keluarga Anda.”

Gelombang devosi pada St Yosef Sang Pekerja terus bergerak. Pada 19 Maret 1959, Bapa Yohanes XXIII kembali menegaskan devosi padan Santo Pelindung Pekerja di hadapan para petugas kebersihan jalan dalam kesempatan audiensi khusus. Kemudian, saat mengakhiri homili radio 1 Mei 1960, “Yohanes yang Baik” memanjatkan doa kepada St Yosef sang Pekerja:

Berilah mereka yang Anda lindungi pemahaman bahwa mereka tidak sendirian dalam setiap pekerjaan.
Semoga mereka tahu cara menemukan Yesus di samping mereka. 
Semoga mereka menyambut Dia dengan kasih karunia dan setia melindungi Dia seperti yang St Yosef lakukan. 
Buatlah mereka di setiap keluarga, kantor, ruang kerja, di mana pun orang Kristen bekerja, agar dapat dikuduskan dalam kasih amal, kesabaran, dan keadilan. 
Mampukan mereka melakukan segala sesuatu dengan baik sehingga karunia-karunia surgawi dapat turun berlimpah atas mereka.

Dalam persiapan Konsili Vatikan Kedua, Paus Yohanes XXIII sangat ingin menyerahkan penyelenggaraan konsili kepada naungan St. Yosef. Keinginan itu diwujudkan dalam Surat Apostolik “Le Voci” pada 1961. Pada halaman demi halaman, Paus memasukkan ringkasan pengabdian kepada St. Yosef yang selama ini dijaga setia oleh para pendahulunya. 

Kemudian, 13 November 1962, Paus Yohanes XXIII telah menetapkan bahwa namanya dimasukkan ke dalam Kanon Romawi, di samping nama Maria dan sebelum nama para Rasul. Hingga akhir hayatnya, Yohanes XXIII menyandarkan total hidupnya pada Yosef sang Pekerja.* (Wisanggeni Napitupulu) 

Baca selanjutnya, PAUS HEBAT & SANG PESONA (4): Tiga Paus “Kecanduan” Pasangan Agung

spread to the word

Recent post

PAUS HEBAT & SANG PESONA (3)

Yohanes XXIII dan Hadiah Para Pekerja Literasi magisterium Gereja menyinari St Yosef dengan berbagai gelar, refleksi, dan kekaguman. Namun sepanjang sejarah kepausan, nama Yosef tidak

Read More »

PAUS HEBAT & SANG PESONA (2)

19 Maret, Terperangkap Cinta, dan Pelindung Keluarga Jauh sebelum “Patris Corde” tahun 2020, banyak paus berkontribusi pada narasi tentang pesona St Yosef berwujud literasi magisterium

Read More »

PAUS HEBAT & SANG PESONA (1)

Khazanah santo-santa Gereja Katolik sesungguhnya menarik. Salah satunya: “pria penuh pesona” di “balik bayang-bayang” Yesus dan Maria. Dia, Santo Yosef. Rentang panjang sejarah kekatolikan hingga

Read More »

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *